Rabu, 26 Oktober 2016

Pantai Cijeruk Indah Garut
Bila anda tengah bingung serta memerlukan rujukan paling baik untuk berlibur anda selanjutnya?? coba untuk bertandang ke daerah Garut Selatan, Memanglah sekarang ini banyak obyek wisata yang dapat anda kunjungi untuk memperoleh berlibur yang terkesan serta mengasyikkan Seperti Pemandian Air Panas, Kawah Papandayan, Curug Orok, serta Wisata Garut yang lain. Satu diantara keindahan yang bisa anda kunjungi untuk memperoleh nuansa berlainan dengan berkunjung ke tempat wisata yang belum juga sempat anda kunjungi. Pantai Cijeruk Indah mungkin saja dapat jadi rujukan tujuan wisata anda selanjutnya. Pantai Cijeruk Indah adalah satu pantai yang masih tetap asri atau alami serta belum juga seutuhnya digunakan dengan maksimum oleh pihak dinas pariwisata berkaitan. Tetapi walau demikian pantai ini seringkali dikunjungin wisatawan lokal ataupun mancanegara.

Pantai Cijeruk Indah Garut


Pantai Cijeruk Indah berada 108 km dari pusat kota Garut persisnya di Desa Sagara, Kec Cibalong, Garut, Jawa Barat. Meskipun tempat yang cukup jauh dari pusat kota kita akan tidak terasa jemu, karna sepanjang perjalanan anda juga akan di sambut dengan panorama kebun karet yang masih tetap alami serta terbangun dengan baik. Sesudah melalui perkebunan itu kita juga akan berjumpa gapura yang benar-benar indah jadi tandanya kalau kita telah dekat dengan Pantai Cijeruk Indah. Sekitaran 2 mtr. dari gapura, Pantai Cijeruk Indah telah mulai tampak dengan terang. Panorama serta situasi yang menarik, alami serta belum juga tersentuh tangan manusia buat pantai ini makin memperjelas keasrian satu pantai.

Tinggi gelombang dipantai ini menjangkau 1 mtr. dengan kemiringan basic laut yang landai hingga cukup aman untuk berenang, pasir putih kecoklatan serta lautan biru menaikkan keasrian dipantai ini. Aktivitas yang dapat anda kerjakan dengan maksimum adalah berperahu, berjemur, berfotografi, serta memancing ikan-ikan yang berada di di sekitaran pantai. Ada hal yang buat pantai ini istimewa serta berneda dengan pantai yang lain. Yakni warna air di lokasi pantai ini ada 2 jenis, warna biru yang terdapat di pesisir serta tengah pantai dan warna hijau kecoklatan di pertemuan muara, atau lebih secara singkat pantai ini yaitu tempat berjumpanya air laut yang biru serta air sungai yang hijau kecoklatan di mulut air laut, benar-benar fenomena yang menarik yang buat pantai ini begitu special serta pantas dikunjungi. Bagaimana cukup menarik bukan?? sekian informasi Pantai Cijeruk Indah yang bisa kami berikan mudah-mudahan bisa jadi bahan rujukan tujuan wisata anda selanjutnya.
Pesona Hutan Pinus Karacak Valley Garut
Lokasi Margawati adalah sisi dari Kecamatan Garut Kota. Lokasi ini mulai populer dengan terdapatnya satu Tempat Wisata yang bernama Karacak Valley, satu wahana serta objek berlibur alam yang benar-benar sangat menarik, tersebut yang dimaksud Karacak Valley Margawati, Garut, Jawa Barat.

Serta Tempat Wisata di Garut yang baru itu saat ini mulai bercahaya serta banyak di cari beberapa petualang yang menginginkan nikmati wisata alam yang berada di kota itu. Karacak Valley Margawati yang sekarang ini mulai di kenal jadi satu diantara wisata alam di daerah atau Kota Garut ini beralamat : Jalan Karacak Valley, Margawati, Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44113.

Pesona Hutan Pinus Karacak Valley Garut


Untuk menjangkau Karacak Valley, pengunjung dapat menyusur Jalan Bratayudha, lantas belok ke Jalan Margawati. Tempatnya memanglah ada di Kecamatan Garut Kota. Tetapi jarak tempuhnya dari pusat kota menuju tempat kurang dari 1/2 jam.

Rasa takjub juga akan merasa waktu tiba di tempat. Dengan ticket masuk Rp 10 ribu untuk dewasa serta Rp 5 ribu untuk anak-anak, pengunjung juga akan dimanjakan situasi yang indah.

Terkecuali dapat nikmati panorama, katanya, di tempat ini pengunjung juga berkunjung ke Curug (air terjun) Karacak. Serta, menurut Regina, meskipun baru, pengelolaan tempat wisata ini sangatlah baik.

Kehadiran beberapa rest ruang di selama perjalanan menuju curug yaitu satu diantara tandanya. " Toiletnya juga telah mencukupi, tapi semakin lebih bagus bila jumlahnya diperbanyak, " ucapnya.

Pesona Hutan Pinus Karacak Valley Garut


Manajer Operasional Karacak Valley, Yusuf Mukhlis, menyebutkan tempat wisata ini memanglah baru di buka enam bln. kemarin. Lokasi Perhutani itu saat ini dikelola Instansi Orang-orang Desa Rimba (LMDH) Jayamandiri. Luas tempat Karacak 92, 8 hektare. Tetapi yang baru diuji-coba untuk pengelolaan wisata cuma 10 hektare.

Walau baru di buka, kata Yusuf, telah banyak wisatawan yang bertandang. " Paling banyak hingga 1. 000 pengunjung bila weekend. Tapi hari umum paling 300-an.

Tersebut Jalan Menuju Karacak Valley yang memanglah banyak orang yang belum juga tahu serta menginginkan bertandang ke tempat wisata yang mulai bercahaya ini.
Leuwi Jurig Pesona Baru Liburan di Garut
Apa yang berada di fikiranmu bila mendengar kata Garut? Tentu dodol kan? Yup, kota yang miliki banyak varian dodol ini nyatanya tidak hanya populer dengan dodol saja. Pesona garut dapat anda saksikan dari tempat wisatanya. Dari bertebarnya obyek wisata di Garut, kesempatan ini Ngadem. com juga akan memperkenalkan anda dengan satu diantara obyek wisata baru di Garut bernama Leuwi Jurig.

Leuwi Jurig terdapat di Kecamatan Bungbulang, Garut Selatan. Tempatnya agak mblusuk serta begitu dekat dengan Situ Ci Kabuyutan. Tersebut kenapa bila anda menginginkan kesini yakinkan badan serta kendaraanmu dalam kondisi sempurna. Nama Leuwi Jurig sendiri di ambil dari bhs Sunda yang bermakna kolam setan. Walau namanya sedikit menyeramkan, tapi keindahaannya ditanggung juga akan membiusmu!

Leuwi Jurig Pesona Baru Liburan di Garut


Disini anda dapat bermain air atau sebatas beberapa photo. Karna mempunyai tebing batu serta aliran air berwarna biru, Leuwi Jurig begitu cantik jadikan latar belakang foto-fotomu. Sepintas, anda juga akan terasa seperti di Grand Canyon, Arizona. Ya walau tidak sama persis, paling tidak dapat membuat kamu rasakan ada di wisata yang populer di semua penjuru dunia itu. Jadi, telah ada alteratif kan? : D

Akses untuk hingga ke Leuwi Jurig termasuk gampang. Anda juga akan melalui sebagian tempat tinggal masyarakat serta pohon-pohon teduh. Karna masih tetap wisata baru, sarana yang ada masih tetap selalu diperkembang. Oh ya, saat paling baik ke Leuwi Jurig yaitu siang hari. Anda juga akan lihat pantulan cahaya sinar matahari di beningnya air Leuwi Jurig. Ditanggung dapat buat terasa kembali kea lam liar!

Leuwi Jurig Pesona Baru Liburan di Garut


Untuk ticket masuk Leuwi Jurig masih tetap belum juga diputuskan. Jadi, ya masih tetap gratis. Anda cuma juga akan dipakai cost parkir kendaraan. Bila ingin kesini, anda dapat masuk lewat gapura sebelumnya jembatan atau lewat jalan setapak sesudah jembatan yang ada diatas. Agar tidak bingung, cobalah gunakan Google Maps dengan maksudg Kecamatan Bungbulang saja. Nah, setelah tiba di Kecamatan Bungbulang, anda dapat bertanya warga sekitaran dimana letak Leuwi Jurig.

Leuwi Jurig termasuk asik anda kunjungi dengan rekan atau kekasih. Wisata baru di Garut ini dapat juga anda menjadikan tempat melarikan diri dari kebiasaan yang membosankan.menjengkelkan. So, yuk ah ke Leuwi Jurig!
Objek Wisata Uji Nyali Batu Tumpang  di Garut
Kesempatan ini kita juga akan mengeksplor tebing alam setinggi 150 mtr. yang berada tidak jauh dari pusat kota Garut Propinsi Jawa Barat, persisnya di Kecamatan Cikajang Kabupaten Garut. Bila anda sempat bertandang ke Pantai Santolo atau Sayang Heulang Pameungpeuk, pastinya akan melalui tebing ini. 

Jarak tempuh menuju obyek wisata Batu Tumpang dari pusat kota Garut yakni 32 KM ke arah Pantai Pameungpeuk dengan saat tempuh sekitaran 60 menit. Bila dari pasar Cikajang, jaraknya cuma 6 KM, di pertigaan Cigugur anda mesti ambil jalur kanan. 

Objek Wisata Uji Nyali Batu Tumpang  di Garut


Aksesibilitas menuju tebing alam Batu Tumpang begitu gampang serta murah, ada banyak angkutan yang melalui obyek wisata alam di Garut yang satu ini. Anda dapat memakai elf atau bis jurusan Garut – Pameungpeuk atau Bandung – Pameungpeuk. Tempatnya pas di tepi jalan, jadi sesudah turun dari kendaraan anda tidaklah perlu cape sekali lagi jalan kaki sangat jauh. 

Dahulu kecamatan Cikajang populer dingin karena ada di kaki gunung Cikuray, dinginnya kurang lebih serupa dengan Pangalengan Bandung. Tetapi saat ini telah agak menyusut, peluang dikarenakan oleh lokasi rimba yang selalu menyempit, kebun teh yang dahulu menghampar juga saat ini telah nyaris habis ditukar oleh sayur-sayuran. 

Objek Wisata Uji Nyali Batu Tumpang  di Garut


Terkecuali landscapenya yang menarik, obyek wisata ini mempunyai kekhasan sendiri yakni ujung batu itu yang melekat dengan tanah hingga batu terlihat miring. Mungkin saja karena hal tersebut tempat ini diberi nama Batu Tumpang. Tetapi panorama alam dari Cigugur menuju lokasi Batu Tumpang masih tetap terbangun. Pohon-pohon pinus yang tinggi mejulang berderet di selama jalan, kebun teh menghampar luas, udaranya sejuk serta jalannya berkelok buat pemandangan alam Batu Tumpang makin memikat lain tidak tebal dengan panorama di Puncak Bogor. 

Di sekitaran tujuan rock climbing Batu Tumpang ada warung-warung kecil yang jual bermacam camilan serta kuliner ciri khas Sunda yang dihidangkan dengan lesehan. Sembari nikmati kuliner yang lezat, ditempat ini anda dapat melihat indahnya bukit-bukit perkebunan teh PTPN Giriawas serta kebun sayuran punya warga sekitaran yang tempat tinggalnya tampak terang ada dibawah jalan dekat Batu Tumpang. 

Objek Wisata Uji Nyali Batu Tumpang  di Garut


Siapa saja bisa bertandang tempat ini, tanpa ada dipakai tarif atau ticket masuk. Pengunjung yang datang ke tebing alam Batu Tumpang terakhir makin ramai, baik wisatawan lokal Garut, Bandung, Jakarta, Tasikmalaya ataupun dari kota-kota beda. Mereka umumnya berkunjung di obyek wisata ini waktu menuju Pantai Santolo, atau berniat membawa perlengkapan panjat tebing untuk menguji nyali serta menaklukan tebing setinggi 20 mtr. di alam terbuka. 

Di akhir minggu atau hari libur, umumnya pegiat alam bebas berniat menginap serta membangun tenda di lokasi wisata Batu Tumpang. Tebing menantang ini umum jadikan tempat latihan panjat tebing oleh anggota TNI dari Komando Kiat Angkatan Darat (KOSTRAD) 303 Cibuluh Garut serta sebagian komune penggemar alam. Tebing Batu Tumpang sempat juga jadikan tempat pengibaran bendera Merah Putih pada peringatan HUT RI oleh sekolompok Remaja Penggemar Alam Garut (REPAGA). 
Pantai Karang Paranje Garut serta Biaya Akomodasinya
Berpindah Ke Pantai di Desa Karyasari, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut. Di sana ada satu pantai karang yang cukup juga akan buat anda berkesan. Pantai berikut yang juga akan anda lewati seandainya anda bertandang ke Kecamatan Pameungpeuk. Berjarak lebih kurang 7 KM hingga 8 KM dari pusat kota Pameungpeuk daerah Sancang. Akses untuk menuju ke Pantai Karang Paranje cukup gampang ada banyak alat transportasi yang ada yaitu kendaraan umum yang melalui lokasi itu yakni bus dengan tarif Rp. 12. 000/Orang, ojeg dengan tarif Rp. 25. 000/Orang, serta angkutan kota tarif Rp. 5. 000-6. 000/Orang. Saat operasi transportasi menuju ke keawasan ini dari Jam 5 pagi sampai jam 5 sore. 

Pantai Karang Paranje mempunyai sebagian kekhasan sendiri, untuk kalian yang seringkali lakukan wisata ke pantai di Garut Selatan, anda pastinya akan mengetahui serta tahu kekhasan apa yang berada di pantai ini. Usut miliki usut, nih nyatanya dilingkungan ini ada banyak tanaman pandan bidur yang dapat digunakan daunnya untuk dijadiakan beragam kerajinan anyaman oleh orang-orang sekitaran. Ada juga potensi wisata seperti perahu, photografi, berjemur serta beberapa macam berolahraga air. 

Pantai Karang Paranje Garut serta Biaya Akomodasinya


Pantai Karang Paranje ini bearada di Selatan Garut, sama juga dengan Pantai Santolo serta Pantai Sayang Heulang dan Pantai Rancabuaya Garut. Memanglah Pantai ini tidak sepopuler pantai-pantai barusan, walau demikian keindahan alamnya tidak kalah menarik dari ke-3 pantai itu. Pantai Karang Paranje Garut ini banyak yang memiliki pendapat kalau pantai ini serupa dengan tempat wisata tanah lot dipulau dewata. Dipantai ini begitu pass untuk anda yang menginginkan menyepi dari keramaian-keramaian beberapa masyarakat jakarta yang begitu padat. Pantai ini mempunyai temperatur 17 - 27 'C. Cahaya matahari ditempat ini rata-rata terik serta memiliki tiupan angin yang besar. 

Aksesibilitas yang ada di lokasi ini berbentuk jalan raya dengan kelas jala kecamatan selebar 3 M yang menghubungkan Kecamatan Pameungpeuk dengan perkebunan Mira-Mare, serta jalan akses dengan lebar 2 M yang mempunyai kwalitas jalan yang cukup, dan jalan setapak selebar 0, 5-1 m dengan kwalitas cukup. Dari sisi keamanan selama jalan, jalan menuju pantai ini dikatagorikan baik. Deburan ombak yang tidaks sangat besar, situasi sore naneksotis, lihat matahari tenggelam (Sunset) juga akan tampak terang di Pantai Karang Paranje Cibalong Garut.
Air Terjun Curug Sanghyang Taraje serta Aksesnya
Curug Sanghyang Taraje yaitu satu air terjun yang ada di Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat. Kata Sanghyang adalah sebutan kehormatan untuk dewa/raja jaman dahulu. Sedang Taraje dalam bhs sunda bermakna tangga. Hingga pada umumnya curug ini bermakna tangga yang dipakai oleh dewa-dewa menuju kayangan. Curug Sanghyang Taraje yaitu air terjun yang ada pada ketinggian 660 mdpl dengan ketinggian air terjunnya yakni 82 mtr. dengan dua curahan air terjun. Terkecuali mempunyai pemandangan alam yang begitu indah, Curug Sanghyang Taraje juga dipakai warga untuk keperluan irigasi baik untuk pertanian serta perikanan.

Legenda 

Konon tuturnya, mengapa dinamakan Curug Sanghyang Taraje karena masih tetap ada hubungannya dengan legenda satu diantara anak Prabu Siliwangi dari Kerajaan Pajajaran, yakni Semakin Santang. Semakin Santang yang akan ambil bintang untuk Dayang Sumbi melalui curug ini. Jadi dinamakanlah curug ini Sanghyang Taraje. Serta, berdasar pada narasi di ruang curug ini Semakin Santang menaruh satu diantara benda berharganya serta dijaga oleh ular yang begitu besar, masyarakat sekitaran terkadang masih tetap sukai ngeliat penampakan dari ular besar itu.

Tempat 

Curug Sanghyang Taraje yang tempatnya ada di perbatasan Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan dengan Desa Jatiwangi, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut umum dituju lewat lokasi Kampung Kombongan Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan. Curug Sanghyang Taraje terdapat di aliran Sungai Cibatarua satu diantara anak Sungai Cikandang yang bermuara Samudera Hindia hingga curahan Curug Sanghyang Taraje terglong begitu deras terutama waktu musim penghujan.

Aksesbilitas 

Untuk menuju Curug Sanghyang Taraje dari pusat Kabupaten Garut berjarak 45 KM berkendara ke arah baratdaya. Rute yang di ambil ke arah Kecamatan Cikajang. Di pertigaan sebelumnya pusat Kecamatan Cikajang, ambillah jalur ke samping kanan yang menuju ke kecamatan Kecamatan Bungbulang. Sesudah melalui Object Wisata Curug Orok dilanjutkan masuk ke Kampung Cisadaan, Desa Pananjung, Kecamatan Pamulihan ada pertiggan, belok kanan menuju Desa Pakenjeng. Moda transportasi gampang memakai kendaraan pribdadi. Alternatif yang lain yaitu memakai angkot jurusan Cikajang-Pananjung, lalu dilanjut dengan ojek.
Taman Satwa Cikembulan Garut
Saat ini sudah ada satu Kebun Binatang kecil namun begitu indah serta begitu pas buat berlibur keluarga kebun binatang ini adalah hasil dari kreatifitas warga setempat, namun saat ini jadi satu diantara wisata yang begitu indah serta pantas di kunjungi. Kebun Binatang ini dinamakan Kebun Binatang Cikembulan, karena ruang kebun binatang ini ada di Desa Cikembulan, Kecamatan Kadungora, Kab. Garut. Serta Tempat untuk menuju ruang kebun binatang cikembulan cukup gampang karena seringkali dilewati kendaraan roda dua ataupun roda empat. Sedang dari jalan raya Bandung-Garut sekitaran lebih kurang 2, 5 Km. Transfortasi umum juga tidak demikian susah, karena digerbang menuju ruang wisata kebun binatang banyak transfortasi yang dapat dipakai yakni jasa ojek serta delman yang siap mengantar anda menuju ruang Cikembulan. Kebun Binatang Cikembulan sediakan beragam wahana untuk anak-anak serta dewasa, seperti naik kuda, bebek air, ATV Road serta mobil kecil untuk anak-anak, terkecuali untuk mengetahui beragam type binatang, anak-anakpun dapat bermain diwahana kebun binatang cikembulan. 

Ticket masuk ke kebun binatang Cikembulan cukup murah dan meriah, dengan harga ticket yang terjangkau, kita dapat nikmati taman wisata satwa yang berada di kebun binatang cikembulan. Taman wisata satwa Cikembulan suasananya begitu indah, sejuk serta fresh. 

Taman Satwa Cikembulan Garut


Taman satwa Cikembulan, mempunyai beragam jenis satwa, satu diantara sebagai Favorite wisatawan yakni : Macan Tutul Jantan, sekarang ini Kebun Binatang Cikembulan mempunyai sekitaran lebih kurang 214 Spesies, termasuk juga Harimau Sumatera. Terkecuali Kebun Binatang Cikembulan juga sediakan pemancingan untuk pengunjung yang menyukai memancing. Taman Satwa Cikembulan adalah satu diantara alternatif beda jika Anda berencana liburan ke Garut. Terdapat sekitaran 16 km dari pusat kota, atau 10 km samping Utara Tarogong, arah jalan menuju Bandung, persisnya berada di Kampung Jati Desa Cikembulan Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut. 

Serta untuk Anda yang memakai kendaraan umum, transportasi juga tidak demikian susah. Sama dengan bila Anda juga akan menuju Situ serta Candi Cangkuang, dari terminal Guntur, Anda tinggal memakai angkot nomor 10 yang menuju Leles serta Kadungora (berwarna hijau muda strip avokad), serta service ojek maupun delman yang ada di jalan masuk di samping alun-alun Kecamatan Leles siap mengantar Anda menuju tempat maksud. Fasilitas wisata di sekitaran Taman Satwa Cikembulan yang bertemusana alami karena segera bertemu dengan Gunung Haruman, di mana gunung ini tempat terlepas landas beberapa penerbang berolahraga paragliding, hingga dapat nikmati keindahan alamnya yang demikian indah serta situasi sejuk. Pemandangan alam ini dapat sekalian di saksikan segera oleh kita dari ruang Taman Satwa Cikembulan Garut. 

Taman Satwa Cikembulan Garut


Taman Satwa Cikembulan dibangun tahun 1998, serta di buka untuk umum pada tahun 2009 sesudah memperoleh ijin dari Kementrian Kehutanan Republik Indonesia. Berlainan dengan kebun binatang biasanya, obyek wisata dengan rencana “taman yang ada satwanya, satwa yang dihiasi taman”, dijelaskan jadi taman satwa hanya satu di Jawa Barat. Luas ruang Cikembulan lebih kurang 5 ha. 

Banyak spesies yang berada di Cikembulan seperti : Aves atau burung (elang, angsa putih serta hitam, merak, kasuari, burung rangkong, belibis, pelikan, dan sebagainya), reptilia (buaya, ular), primata (orang utan, wau-wau, siamang, kera Jawa, lutung merah,), mamalia (kangguru, rusa tutul, kijang, beruang madu, anjing pitbull, landak, kuda poni, dan sebagainya), serta pisces (ikan) ikut lengkapi type satwa yang berada di Taman Satwa Cikembulan. Terdaftar sekurangnya 508 spesies hewan ada di Taman Satwa Cikembulan, termasuk juga Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae) yang dilindungi karena termasuk satu diantara binatang langka. Taman ini juga mempunyai koleksi empat populasi Macan Tutul Jawa yang langka semasing berumur dua dan tiga tahun. 

Taman Satwa Cikembulan Garut


Harga ticket masuk Dewasa Rp. 12. 000, sedang untuk anak-anak Rp 6. 000. Tempat Wisata Cikembulan ini buka sehari-hari jam mulai 09. 00-17. 00 WIB. Untuk lengkapi terbatasnya satwa yang ada, obyek wisata ini sediakan sarana beda, seperti : Restoran, Gazebo, Bungalow, Bebek Air, Arena Mainan Anak, ATV, Kuda Tunggang, serta Tempat Pancing. Ada juga Kolam Therapy Ikan yang memakai ikan serupa mujair bernama Garafura dengan panjang rata-rata 4 cm untuk menolong relaksasi Anda. Diluar itu, obyek wisata ini juga sediakan Pendopo untuk Pertemuan atau Gathering dengan daya tampung 100 orang. 

Hal unik beda dari obyek wisata ini yang begitu tidak sering diketemukan ditempat beda yaitu bungalow yang disiapkan untuk Anda yang menginginkan rasakan sensasi menginap di dalam kesejukan Taman Satwa Cikembulan. Dengan membayar cost sewa Rp. 300. 000, Anda telah memperoleh sarana bermalam serta sarapan. Serta yang menarik yaitu Morning Call Anda bukanlah sekali lagi dengan nada operator seperti lazimnya hotel atau penginapan beda, tetapi oleh nada binatang pada pagi hari ditempat Anda bersitirahat, terlebih burung kasuari yang ada di halaman belakang serta samping bungalow. 

Dengan terdapatnya Taman Satwa Cikembulan bisa lengkapi obyek wisata di Garut. Terutama untuk Turis luar daerah yang kebingungan mencari obyek wisata yang baru di Garut. Jadi, telah bisa inspirasi kemana sekali lagi obyek wisata di Garut yang menginginkan di kunjungi, mungkin saja obyek wisata ini dapat jadi satu diantara obyek wisata yang menginginkan di kunjungi di Garut.
Kawah Talaga Bodas serta Biaya Akomodasinya
Tempat wisata kawah Talaga Bodas adalah satu diantara tempat wisata pegunungan yang ada di kabupaten Garut. Tempat wisata ini adalah satu danau kecil atau talaga yang terjadi di sisa kawah gunung Talaga Bodas. 

Kawahnya sendiri masih tetap memiliki kesibukan vulkanik, tetapi telah tidak beresiko serta aman dikunjungi. 

Lokasi ini masih tetap hijau serta rimbun dan bersebelahan segera dengan rimba. Rekan-rekan dapat temukan situasi yang fresh serta panorama yang beri kesegaran mata di sekitaran kawah talaga bodas Garut. 

Sepintas Mengenai Kawah Talaga Bodas 

Tempat kawah talaga bodas terdapat sekitaran 28 KM dari ibu kota Garut serta relatif gampang dijangkau dengan kendaraan roda 2 maupun 4. Cuma saja sekarang ini lebih dari 1/2 jalan menuju ke tempat dalam keadaan rusak berat. Yakinkan keadaan kendaraan anda sehat bila menuju ke sini. 

Talaga bodas dalam bhs indonesia bermakna telaga/danau putih. Hal semacam ini karena tempatnya yang memanglah berbentuk danau kecil di sisa kawah dengan air belerang yang berwarna putih. Di sini masih tetap ada kesibukan vulkanik berbentuk air panas serta belerang. 

Terkecuali mengalir ke kawah, air ini digunakan jadi sumber air panas serta penyembuhan oleh orang-orang sekitaran Garut serta Tasik 

Tempat Kawah Talaga Bodas 

Tempat kawah Talaga Bodas dengan administratif berada di Desa Sukamenak, wanaraja, Garut. Lokasi ini ada didalam pengelolaan BKSDA Jawa Barat. 

Untuk menuju ke Talaga bodas dapat memakai jalur Bandung – Garut – Wanaraja ataupun Bandung – Limbangan – Cibatu – Wanaraja. 

Belumlah ada pemberi tanda spesial yang memberikan tempat ini. Penandanya yaitu pertigaan sesudah alun-alun wanaraja ambillah belokan ke kanan (bila dari arah Garut) atau pertigaan sebelumnya alun-alun wanaraja ambillah belokan ke ke kiri (bila dari arah Cibatu). Transportasi umum menuju tempat dapat dengan memakai angkot Garut – wanaraja dari terminal guntur Garut serta disambung dengan ojek hingga ke tempat. 

Waktu mendekati tempat kawah, anda juga akan berjumpa dengan pertigaan dengan sebagian warung di sekelilingnya. Jalan ke kanan menuju ke talaga bodas, serta jalan lurus menuju ke arah Tasikmalaya. 

Dari sini anda dapat lihat gunung Sadahurip yang konon kata beberapa orang adalah Piramida Purba. Spot di sini dapat disebutkan spot paling baik buat lihat gunung sadahurip dengan bentuk piramidnya. 

Sekarang ini telah mulai ada pengaturan tempat di ruang Talaga bodas. Saat ini, kendaraan pribadi tidak dapat masuk segera ke ruang kawah, tapi mesti berhenti di ruang gerbang masuk. Semuanya kendaraan mesti parkir di sini. Dari sini kita dapat jalan kaki menuju tempat kawah, atau memakai ojek yang spesial mengangkut pengunjung ke sana. Warung-warung juga hanay ada dikawasan parkir, tidak seperti dahulu yang segera ada di tepi kawah. 

Anjuran saya sich, pergi ke kawah tambah baik naik ojek karena cukup nanjak sejauh sekitaran 700 m. Pulangnya baru jalan kaki enjoy, ngga lelah kok. 

Terdapat banyak tempat yang dapat dikunjungi di lokasi taman wisata alam talaga bodas. Yang paling utama pastinya ruang kawah. Saat ini, di ruang kawah tak ada warung seperti dahulu hingga anda mesti membawa makanan/minuman sendiri ke sini. 

Tempat beda yang dapat dikunjungi yaitu kolam rendam air panas. Tempatnya ada di ruang kanan kawah. 

Kolamnya terbuka, segera ada di tepi kawah. Untuk menuju tempat ini, kita cukup jalan menyusuri rute ke arah kanan kawah. Akan terdapat beberapa ojek yang menawari anda. Tapi bila menurut saya cukup jalan saja, dekat kok hanya 200 meteran. Diluar itu jalannya datar hingga ngga lelah. 

Terkecuali kolam rendam air panas ini, ada juga Pancuran 7 ; kolam rendam air panas yang diakui warga sekitaran dapat membawa barokah. Untuk menuju ke sini, anda mesti memakai jalan ke samping kiri dari ruang parkir, lebih kurang 1 KM. 

Harga Ticket Masuk Kawah Talaga Bodas 2016 

Harga ticket masuk kawah talaga bodas garut 2016 yaitu seperti berikut : 

  • Wisatawan lokal Rp 5000 (hari umum), serta Rp 7500 (hari libur) 
  • Wisatawan luar Rp 100. 000 (hari umum), serta Rp 150. 000 (hari libur) 
  • Sepeda Rp 2000 (hari umum), serta Rp 3000 (hari libur) 
  • Roda 2 atau motor Rp 5000 (hari umum), serta Rp 7500 (hari libur) 
  • Roda 4 Rp 10. 000 (hari umum), serta Rp 15. 000 (hari libur) 
  • Roda 6 Rp 50. 000 (hari umum), serta Rp 75. 000 (hari libur) 
  • Rombongan pelajar/mahasiswa Rp 4000 per orang (hari umum), serta Rp 4500 per orang (hari libur) 
  • Photo komersial atau pre wedding Rp 250. 000 


Keadaan Jalan Menuju Tempat 

Keadaan jalan mulai dari pasar wanaraja hingga kurang lebih sepertiga perjalanan waktu artikel ini di buat cukup baik. Tapi kemudian jalannya cukup mengagumkan.. rusak banget. Tidak dianjurkan untuk meggunakan kendaraan seperti sedan serta semacamnya, karena jalanan rusak serta berlubang-lubang. 

Mudah-mudahan saja nantinya tempat ini dapat memperoleh perhatian semakin besar dari pemerintah setempat ya. Sayang soalnya tempatnya bagus, telah cukup di kenal, tapi dihalangi akses jalan yang rusak banget. 

Akomodasi 

Ada cukup banyak warung di sekitaran ruang parkir kawah hingga anda tidaklah perlu cemas. Toilet juga telah ada. Diluar itu juga ada ruang parkir yang cukup luas. Untuk tempat bermalam, selama ini tak ada penginapan di ruang ini. Tapi kelihatannya dapat untuk camping. 

Tempat wisata garut ini cukup menarik untuk beberapa rekanan kunjungi. Sempat ke kawah putih di Bandung? Talaga bodas memiliki situasi yang sama juga dengan kawah putih Bandung, cuma saja masih tetap alami serta lebih hijau.
Pantai Puncak Guha serta Biaya Akomodasinya
Satu diantara pantai selatan di lokasi kabupaten Garut yang masih tetap belum juga banyak terjamah yaitu pantai Puncak Guha. Pantai ini mulai banyak dikunjungi sesudah ter-ekspose dalam novel perahu kertas karya satu diantara novelis indonesia, Dewi Lestari (Dee) .

Pantai ini terdapat dekat sekali dengan pantai Rancabuaya, sehinga dapat anda menjadikan satu paket perjalanan waktu bertandang ke sana.

Tempat Pantai Puncak Guha 

Bila mendengar kata “pantai”, jadi yang terbersit dalam fikiran yaitu hamparan pasir landai yang dihiasi dengan ombak. Anda akan tidak temukan hal semacam ini di pantai Puncak Guha. Pantai ini adalah tebing tinggi yang bersebelahan segera dengan lautan.

Tidak ada pasir pantai yang landai tertutupi dengan panorama indah ke sekitar lokasi pantai sekelilingnya dari ketinggian.

Tempat ini kami fikir lebih pas untuk dikunjungi sewaktu pagi atau mendekati sore, cahaya matahari serta alam sekelilingnya memberi panorama yang menarik.

Terkecuali panorama, di sini juga ada Goa kelelawar yang satu diantara lubang masuknya dapat anda saksikan segera.

Akomodasi 

Obyek wisata ini masih tetap berbentuk wisata rakyat yang belum juga dikelola oleh pemerintah. Anda akan tidak temukan warung disini, cuma dua gazebo tempat istirahat yang sayangnya telah cukup rusak. Dengan ticket masuk Rp 5000 saja, anda telah dapat masuk ke ruang ini.

Penginapan tidak ada di ruang ini, penginapan paling dekat terdapat di Pantai rancabuaya (2 KM) . Diluar itu juga belum juga ada fasilitas umum seperti toilet serta mushala.

Bila anda mencari hotel melati di daerah dekat pantai puncak guha Garut, jadi penginapan serta hotel di pantai rancabuaya mungkin saja pilihan. jaraknya dekat cuma sekitaran 2 KM dari tempat.

Transportasi 

Untuk menuju tempat anda dapat meniti jalur yang sama ke arah pantai Rancabuaya. Pantai ini terdapat lebih kurang 2 km. dari Rancabuaya hingga cukup gampang dijangkau. Tempat ini cuma di tandai dengan gerbang simpel di pinggi jalan, tapi cukup gampang untuk di cari.

Rute Menuju Puncak Guha diantaranya bisa ditempuh lewat ;


  • Rute Bandung – Pangalengan – Rancabuaya – Puncak Guha. Jalur ini lebih dianjurkan karna telah mulus. Keadaan jalan rusak/dalam perbaikan di sebagian tempat saja. 
  • Rute Garut – Cikajang – Pameungpeuk – Rancabuaya. Pantai Puncak Guha terdapat sekitaran 2 km. sebelumnya Rancabuaya. 

Diluar itu banyak juga ada jalur alternatif, tetapi umumnya dengan keadaan jalan yang kurang bersahabat. Jadi catatan, jalur dari pantai Santolo Pameungpeuk hingga ke rancabuaya waktu artikel ini di buat tengah dalam sistem perbaikan hingga banyak ruang jalan yang rusak serta cukup susah di lewati.
Pantai Sayang Heulang serta Aksesnya
Pantai Sayang Heulang yaitu satu pantai yang terdapat di Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Garut bukan sekedar populer dengan Jeruk Garut namun satu diantara pantai yang popular ada di Kabupaten Garut yakni Pantai Sayang Heulang. Pantai ini terdaftar mempunyai panjang lebih kurang 3, 5 km dengan lebar sekitaran 50 mtr.. Pantai ini jadi satu diantara tujuan wisata yang berada di Kabupaten Garut. Luasnya nyaris 10 hektare serta mempunyai jarak 87 km dari pusat kota Garut. Pantai ini cukup di kenal di kota Bandung serta adalah daerah maksud wisata. Pantai ini mempunyai jarak tempuh 4 km dari kota Pameungpeuk. Dengan Nikmati pemandangan pantai serta biota laut, adalah kesibukan wisata yang bisa dikerjakan. Di pantai ini ada arena spesial untuk bermain voli dengan hal tersebut beberapa wisatawan bisa bermain voli di ruang itu. Dan ada banyak tempat tinggal makan serta beragam penginapan dengan beragam jenis sarana. Pantai Sayang Heulang Tempatnya berdekatan dengan Pantai Santolo Pameungpeuk Garut. 

Aksesbilitas 

Terdapat banyak route jalan yang bisa dipakai untuk tiba di pantai Sayang Heulang Garut Jawa Barat salah satunya yaitu Jalur pertama lewat terminal Garut dilanjutkan ke Kec. Pameungpeuk. Jalur Yang lain yaitu melalui Cianjur - Cidaun - Rancabuaya - Kec. Pameungpeuk, serta Jalur paling dekat untuk wisatawan dari Bandung adalah melalui Rancabali - Naringgul - Cidaun - Rancabuaya - Kec. Pameungpeuk- Sayang Heulang. Wisatawan dari Bandung dapat lewat Jalur alternatif yakni lewat Pangalengan.
Gunung Guntur serta Karakteristiknya
Gunung Guntur yaitu satu gunung berapi bertipe stratovolcano yang ada di Pupusjaya, Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, serta mempunyai ketinggian 2. 249 mtr. dpl.

Gunung Guntur sempat jadi gunung berapi paling aktif di pulau Jawa pada dekade 1800 an. Tapi mulai sejak itu aktivitasnya kembali alami penurunan. Erupsinya biasanya dibarengi dengan lelehan lava, lapili serta objek material yang lain. Erupsi Gunung Guntur yang terdaftar yaitu pada th. 1847, 1843, 1841, 1840, 1836, 1834-35, 1833, 1832, 1832, 1829, 1828, 1827, 1825, 1818, 1816, 1815, 1809, 1807, 1803, 1800, 1780, 1777, 1690.

Gunung Guntur serta Karakteristiknya


Gunung Guntur berdekatan dengan gunung-gunung lainnya yang melingkari kota Garut. Di samping selatan Gunung Guntur, ada Gunung Putri yang bertemu dengan Gunung Cikuray serta Gunung Papandayan, lalu di samping barat ada Gunung Masigit, Gunung Parupuyan, serta gunung yang lain. Di sekitaran kaki Gunung Guntur persisnya di daerah kecamatan Tarogong Kaler terdapat beberapa hotel serta penginapan dengan diperlengkapi sarana pemandian air panas yang sumber air panasnya diperoleh dari Gunung Guntur.

Karakter 

Gunung Guntur sendiri memiliki lokasi rimba Dipterokarp Bukit, rimba Dipterokarp Atas, rimba Montane, serta Rimba Ericaceous atau rimba gunung.

Di lokasi puncak Gunung Guntur ada kaldera yang begitu besar serta dalam yang datang dari sisa letusan. Karakter Gunung Guntur umunya berpasir hingga sedikit ditumbuhi tanaman serta terlihat gersang. Beberapa lokasi banyak ditumbuhi dengan ilalang serta tampak seperti padang savana. Di puncak cuma terdapat banyak tanaman cantigi yang tumbuh. Terkecuali cantigi, pohon pinus semakin banyak tumbuh di gunung ini.
Air Terjun Curug Orok serta Sejarahnya
Curug Orok adalah type ODTW alam berbentuk air terjun yang terdapat di desa Cikandang, kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat. 

Sejarah 

Asal mula air terjun ini diberi nama Curug Orok karna menurut narasi orang-orang setempat pada th. 1968 ada seseorang wanita muda yang buang bayinya dari puncak air terjun, hingga air terjun itu diberi nama Curug Orok. Bila diliat dari memiliki bentuk, air terjun ini memiliki 2 curug, di mana yang besar melambangkan kehadiran ibu si bayi serta yang kecil melambangkan bayi itu. 

Batas administrasi serta akses 

Batas administrasi ODTW Curug Orok yaitu seperti berikut : 
  • Utara : Gunung Papandayan 
  • Selatan : Gunung Geder 
  • Barat : Desa Cikandang 
  • Timur : Kecamatan Pamulihan 

Jarak lokasi ini dari ibukota kecamatan Cikajang 5 Km, sedang dari ibukota Kabupaten Garut 31 Km. 

Kondisi alam 

Curug Orok ada pada ketinggian 250 m diatas permukaan laut dengan konfigurasi umum tempat berbukit karna letaknya di kaki gunung Papandayan dengan tingkat kemiringan tempat yang beberapa landai serta beberapa yang lain curam. Tingkat kestabilan serta daya serap tanah di lokasi ini baik dengan tingkat abrasi yang rendah. Type material tanahnya yakni berbentuk tanah liat yang berbatu serta kerikil. Curug Orok mempunyai air yang jernih, bau air normal serta temperatur yang dingin. Ada dampak musim di mana ketika musim kemarau debet airnya lebih sedikit. Flora menguasai di sekitaran Curug Orok yaitu pohon pinus, pepaya serta tumbuhan liar yang lain. Sedang fauna yang ada di lokasi yakni monyet serta ular. 

Pengelolaan 

Curug Orok dengan ketinggian 45 mtr. ini telah jadi Objek serta Daya Tarik Wisata (ODTW) mulai sejak 21 April 1996. Curug Orok dikelola oleh PT. Perkebunan Nusantara serta dipunyai oleh PT. Perkebunan Papandayan. Saat operasi dari ODTW Curug Orok ini dari mulai jam 09. 00-16. 30. Kwalitas serta visabilitas lingkungan di lokasi ini termasuk baik meskipun ada sedikit pencemaran sampah serta vandalisme di bebatuan yang dikarenakan oleh pengunjung. Ada juga papan penunjuk jalan serta sedikit rambu iklan. Sumber daya listrik di lokasi datang dari PLN dengan tegangan 220 volt. Sumber air bersihnya datang dari air terjun yang debitnya tidak terbatas serta kwalitas airnya yang jernih, rasa-rasanya tawar serta berbau normal. System pembuangan limbah di Curug Orok yakni lewat septic tank serta system irigasi dalam keadaan yang baik. Sedang system komunikasi di lokasi ini yakni berbentuk handy talkie sejumlah 6 buah dalam keadaan yang cukup. Didalam lokasi ini ada banyak kios makanan serta souvenir, yang jual kerajinan tangan serta alat-alat rumah tangga. Ada tempat parkir dengan luas 500 m2 dengan daya tampung 10 bus, 20 mobil serta 50 motor. Ada juga satu pintu masuk dalam keadaan yang cukup baik. Didalam lokasi juga ada 2 buah toilet yang sekalian berperan jadi ruangan ganti serta satu tempat basuh yang keadaan bangunannya kurang baik. Di lokasi Curug Orok juga ada satu shelter. Di lokasi ini ada sarana keamanan berbentuk pos jagalah yang berperan jadi pos ticket. Jalan akses yang ada di lokasi ini yakni jalan raya selama 700 m dengan lebar jalan 3–5 m, jalan desa selama 200 m, serta jalan setapak berbentuk tangga yang panjangnya 200 m. Wisatawan yang bertandang ke ODTW Curug Orok ini datang dari Garut, Bandung, Bogor serta Jakarta.
Candi Cangkuang Garut serta Sejarahnya
Candi Cangkuang yaitu satu candi Hindu yang ada di Kampung Pulo, lokasi Cangkuang, Kecamatan Leles, Garut, Jawa Barat. Candi berikut juga yang pertama kalinya diketemukan di Tatar Sunda dan adalah hanya satu candi Hindu di Tatar Sunda. Candi ini terdapat bersebelahan dengan makam Embah Dalam Arief Muhammad, satu makam kuno pemuka agama Islam yang diakui jadi leluhur masyarakat Desa Cangkuang. 

Tempat 

Desa Cangkuang dikelilingi oleh empat gunung besar di Jawa Barat, yang diantaranya Gunung Haruman, Gunung Kaledong, Gunung Mandalawangi serta Gunung Guntur. Nama Candi Cangkuang di ambil dari nama desa tempat candi ini ada. Kata 'Cangkuang' sendiri yaitu nama tanaman semacam pandan (pandanus furcatus), yang terdapat banyak di sekitaran makam, Embah Dalam Arief Muhammad, leluhur Kampung Pulo. Daun cangkuang bisa digunakan untuk buat tudung, tikar atau pembungkus. Cagar budaya Cangkuang terdapat di satu daratan di dalam danau kecil (dalam bhs Sunda dimaksud situ), hingga untuk menjangkau tempat itu lewat jalur paling utama, pengunjung mesti menyeberang dengan memakai rakit. Aslinya Kampung Pulo dikelilingi semuanya oleh danau, walau demikian saat ini cuma sisi utara yang masih tetap berbentuk danau, sisi selatannya sudah beralih jadi tempat persawahan. Terkecuali candi, di pulau itu juga ada pemukiman kebiasaan Kampung Pulo, yang jadi sisi dari lokasi cagar budaya. 

Candi Cangkuang ada di satu pulau kecil yang memiliki bentuk memanjang dari barat ke timur dengan luas 16, 5 ha. Pulau kecil ini ada di dalam danau Cangkuang pada koordinat 106°54'36, 79 " Bujur Timur serta 7°06'09 " Lintang Selatan. Terkecuali pulau yang mempunyai candi, di danau ini ada juga dua pulau yang lain dengan ukuran yang lebih kecil. 

Tempat danau Cangkuang ini topografinya ada pada satu lembah yang subur kurang lebih 600-an m l. b. l. yang dikelilingi pegunungan : Gunung Haruman (1. 218 m l. b. l.) di samping timur - utara, Pasir Kadaleman (681 m l. b. l.) di timur selatan, Pasir Gadung (1. 841 m l. b. l.) di samping selatan, Gunung Guntur (2. 849 m l. b. l.) di samping barat-selatan, Gunung Malang (1. 329 m l. b. l.) di samping barat, Gunung Mandalawangi di samping barat-utara, dan Gunung Kaledong (1. 249 m l. b. l.) di samping utara. 

Sejarah 

Candi ini pertama kalinya diketemukan pada th. 1966 oleh tim peneliti Harsoyo serta Uka Tjandrasasmita berdasar pada laporan Vorderman dalam buku Notulen Bataviaasch Genotschap terbitan th. 1893 tentang ada satu arca yang rusak dan makam kuno di bukit Kampung Pulo, Leles. Makam serta arca Syiwa yang disebut memanglah diketahui. Pada awal riset tampak ada batu yang disebut reruntuhan satu bangunan candi. Makam kuno yang disebut yaitu makam Arief Muhammad yang dipandang masyarakat setempat jadi leluhur mereka. Terkecuali temukan reruntuhan candi, ada juga serpihan pisau dan batu-batu besar yang diprediksikan adalah peninggalan jaman megalitikum. Riset setelah itu (th. 1967 serta 1968) berhasil menggali bangunan makam. 

Meskipun nyaris dapat di pastikan kalau candi ini adalah peninggalan agama Hindu (kurang lebih era ke-8 M, satu jaman dengan candi-candi di website Batujaya serta Cibuaya?), yang mengherankan yaitu ada pemakaman Islam di sebelahnya. 

Pada awal riset tampak ada batu yang disebut reruntuhan bangunan candi serta di sebelahnya ada satu makam kuno tersebut satu arca Syiwa yang terdapat di dalam reruntuhan bangunan. Dengan diketemukannya batu-batu andesit berupa balok, tim peneliti yang di pimpin Tjandrasamita terasa percaya kalau di sekitaran tempat itu awal mulanya ada satu candi. Masyarakat setempat sering memakai balok-balok itu untuk batu nisan. 

Berdasar pada kepercayaan itu, peneliti lakukan penggalian di tempat itu. Di dekat kuburan Arief Muhammad peneliti temukan fondasi candi berkuran 4, 5 x 4, 5 mtr. serta batu-batu candi yang lain yang berantakan. Dengan penemuan itu Tim Histori serta Instansi Kepurbakalaan selekasnya melakukan riset didaerah itu. Sampai th. 1968 riset masih tetap selalu berjalan. Sistem pemugaran Candi diawali pada th. 1974-1975 serta proses rekonstruksi dikerjakan pada th. 1976 yang mencakup kerangka tubuh, atap serta patung Syiwa dan diperlengkapi dengan satu joglo museum dengan maksud untuk dipakai menaruh serta menginventarisir benda-benda bersejarah sisa peninggalan kebudayaan dari semua Kabupaten Garut. Dalam proses pemugaran pada th. 1974 sudah diketemukan kembali batu candi yang disebut bebrapa sisi dari kaki candi. Masalah paling utama rekonstruksi candi yaitu batuan candi yang diketemukan cuma sekitaran 40% dari aslinya, hingga batu asli yang dipakai merekonstruksi bangunan candi itu cuma sekitaran 40%. Selebihnya di buat dari adukan semen, batu koral, pasir serta besi. 

Candi Cangkuang adalah candi pertama dipugar, dan untuk isi kekosongan histori pada Purnawarman serta Pajajaran. Beberapa pakar mengira kalau Candi Cangkuang dibangun pada era ke-8, didasarkan pada tingkat kelapukan batuannya, dan kesederhanaan bentuk (tidak ada relief). 

Bangunan Candi 

Bangunan Candi Cangkuang yang saat ini bisa kita saksikan adalah hasil pemugaran yang diresmikan pada th. 1978. Candi ini berdiri pada suatu tempat persegi empat yang memiliki ukuran 4, 7 x 4, 7 m dengan tinggi 30 cm. Kaki bangunan yang menyangga pelipit padma, pelipit kumuda, serta pelipit pasagi ukurannya 4, 5 x 4, 5 m dengan tinggi 1, 37 m. Di bagian timur ada penampil tempat tangga naik yang panjangnya 1, 5 m serta lébar 1, 26 m. 

Badan bangunan candi memiliki bentuk persegi empat 4, 22 x 4, 22 m dengan tinggi 2, 49 m. Di bagian utara ada pintu masuk yang memiliki ukuran 1, 56 m (tinggi) x 0, 6 m (lebar). 

Puncak candi ada dua tingkat : persegi empat memiliki ukuran 3, 8 x 3, 8 m dengan tinggi 1, 56 m serta 2, 74 x 2, 74 m yang tingginya 1, 1 m. Di dalamnya ada ruang memiliki ukuran 2, 18 x 2, 24 m yang tingginya 2, 55 m. Di dasarnya ada cekungan memiliki ukuran 0, 4 x 0, 4 m yang dalamnya 7 m. 

Diantara sisa-sisa bangunan candi, diketemukan juga arca (th. 1800-an) dengan tempat tengah bersila diatas padmasana ganda. Kaki kiri menyilang datar yang alasnya menghadap ke samping dalam paha kanan. Kaki kanan menghadap ke bawah beralaskan lapik. Dimuka kaki kiri ada kepala sapi (nandi) yang telinganya menghadap ke depan. Dengan terdapatnya kepala nandi ini, beberapa pakar berasumsi kalau ini yaitu arca Siwa. Ke-2 tangannya menengadah diatas paha. Pada badannya ada penghias perut, penghias dada serta penghias telinga. 

Kondisi arca ini telah rusak, berwajah datar, sisi tangan sampai ke-2 pergelangannya sudah hilang. Lebar muka 8 cm, lebar pundak 18 cm, lebar pinggang 9 cm, padmasana 38 cm (tingginya 14 cm), lapik 37 cm & 45 cm (tinggi 6 cm serta 19 cm), tinggi 41 cm. 

Candi Cangkuang seperti tampak saat ini, sebenarnya yaitu hasil rekayasa rekonstruksi, sebab bangunan aslinya hanya 40%-an. Oleh karenanya, bentuk bangunan Candi Cangkuang yang sesungguhnya belumlah di ketahui. 

Candi ini berjarak sekitaran 3 m di samping selatan makam Arif Muhammad/Maulana Ifdil Hanafi.
Wisata Taman Air Panas Darajat Pass Garut
Darajat Pass yaitu satu spot yang begitu pas untuk menggunakan saat dengan anak-anak di akhir minggu sembari nikmati situasi pegunungan. Berada 23km dari Garut/Cipanas serta mempunyai ketinggian 1700 mdpl, tempat ini lumayan tenang karna jauh dari hiruk pihuk kota dan lebih sejuk dibanding ruang kota. 

Darajat Pass dikelilingi oleh pabrik pembangkit listrik tenaga panas bumi serta memanglah dengan memakai daya berikut Darajat Pass isi kolam air panasnya. Semasing kolam diisi air panas dengan suhu sekitaran 38°C tetapi suhunya bermacam bergantung seberapa jauh anda ada dari sumber airnya. 


Wisata Taman Air Panas Darajat Pass Garut


Didalam kolam renangnya sendiri ada beragam koleksi mainan yang pas untuk anak-anak, salah satunya ember raksasa yang tiap-tiap sekian waktu juga akan menumpahkan air serta menyiram beberapa orang yang berdiri di bawahnya — seru banget kan! 

Diluar itu ada pula sebagian seluncuran yang berliku-liku dari ketinggian yang cukup jauh serta selesai di dalam kolam. Anak-anak umumnya begitu suka main di kolam Darajat Pass ini. 

Wisata Taman Air Panas Darajat Pass Garut


Diluar permainan air, sedikit kesibukan yang lain yang berada di Darajat Pass. Terdapat banyak stall yang jual makanan, tempat duduk dengan payung untuk beberapa orangtua dan sebagian ruangan ganti baju. 

Walau tempat ini kelihatannya pas untuk anak-anak, tetapi waktu kami disana kami saksikan terdapat beberapa tur group dalam jumlah besar yang kelihatannya tengah lakukan outing perusahaan. Untungnya tempat parkirnya begitu luas serta bahkan juga dapat menyimpan bis-bis besar.
Pantai Rancabuaya serta Rute Aksesnya
Pantai Rancabuaya yaitu satu diantara tempat wisata pantai di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Indonesia. Pantai yang mempunyai batu-batu karang besar ini segera bersebelahan dengan Samudera Hindia hingga mempunyai ombak yang cukup besar. Yang menarik dari pantai ini yaitu banyak batuan karang yang cukup besar, juga ada tebing batuan yang cukup tinggi dan ada air terjun (Bhs Sunda : curug) yang segera menghadap ke pantai. Hal-hal lain yang menarik yakni banyak ikan-ikan kecil yang terjebak di karang-karang yang terikut oleh ombak. 

Keadaan Pantai 

Pantai Rancabuaya adalah type pantai berbatu karang hingga kurang pas untuk berenang. Pantai Rancabuaya sendiri adalah pantai pelabuhan hingga anda dapat memperoleh ikan hasil tangkapan segera dari nelayan maupun dari warung di sekitaran pantai. Status kepemilikan dari tanah di ruang pantai Rancabuaya yaitu sebesar 70% adalah tanah punya serta bekasnya adalah tanah desa. Pengelolaan wisata di ruang Pantai Rancabuaya dikerjakan oleh grup penggerak pariwisata (kompepar) yang terbagi dalam orang-orang setempat. Pantai Rancabuaya memanglah kurang promosi hingga kurang demikian populer. Tetapi pantai ini mempunyai potensi wisata yang cukup besar yakni dengan terdapatnya akses jalan yang cukup lancar serta mulus hingga gampang dijangkau. Sekarang ini tengah dikerjakan pembangunan infrastruktur baru. 

Tempat 

Pantai Rancabuaya terdapat di Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, kabupaten Garut, Jawa barat, Indonesia. Samping utara bersebelahan dengan Desa Caringin, samping selatan bersebelahan dengan Desa Indralayang, Samping timur bersebelahan dengan Desa Sinarjaya, serta samping barat bersebelahan dengan Samudera hindia. 

Aksesibilitas 

Untuk menuju pantai Rancabuaya, anda dapat memakai sebagian alternatif jalan ; 
  • Jalur Garut - Pameungpeuk - Rancabuaya. Jalur ini melalui kota Garut terlebih dulu dengan keadaan jalan cukup baik. 
  • Jalur Bandung - Pangalengan - Rancabuaya. Jalur ini mempunyai keadaan jalan yang bagus serta sudah di hotmix pada nyaris 1/2 jalannya. Adalah jalur yang baru diperbaiki serta dibuat. 
  • Jalur Bandung - Ciwidey - Cidaun - Rancabuaya. Jalur ini melalui lokasi bandung selatan. Beberapa dari jalur ini memakai jalan lintas selatan jawa barat yang menyusuri selama pantai selatan di lokasi jawa barat. 

Transportasi umum yang ada yaitu angkutan umum berbentuk Elf dari terminal kota Garut serta dari Pangalengan. 

Sarana Pendukung 

  • Tempat parkir yang cukup luas 
  • Lesehan ciri khas daerah pantai yang cukup banyak 
  • Pondokan berbentuk penginapan serta villa yang bisa kita sewa 
  • Ada saung-saung wisata yang bisa kita sewa 
  • Akses jalan yang ideal dan sarana yang lain. 

Hal-hal lain yang butuh diingat kalau pantai ini masih tetap alami serta jauh dari polusi.
Gunung Cikurai serta Sejarahnya
Gunung Cikuray atau Cikurai yaitu satu gunung bertipe Stratovolcano yang terdapat di Dayeuhmanggung, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Indonesia. Gunung Cikuray yang memiliki ketinggian 2. 821 mtr. diatas permukaan laut ini tidak memiliki kawah aktif serta adalah gunung teratas ke-4 di Jawa Barat sesudah Gunung Ciremai, Gunung Pangrango serta Gunung Gede. Gunung ini ada di perbatasan kecamatan Bayongbong, Cikajang, serta Dayeuhmanggung. Iklim di daerah Gunung Cikuray serta sekelilingnya digolongkan jadi daerah beriklim tropis basah (humid tropical climate). Curah hujan di sekitaran Gunung Cikuray menjangkau 3500-4000mm dengan hitung bln. basah 9 bln. serta bln. kering 3 bln. dan macam temperatur dari 10º C sampai 24º C. 

Sejarah 

Sebagian naskah kuno mengatakan Gunung Cikuray jadi Gunung Srimanganti atau Srimanganten. Sekitaran era ke-17, lereng Gunung Cikuray jadi mandala, yakni pusat pertapaan beberapa pendeta serta aktivitas catat menulis kerajaan Padjadjaran. Bukti-bukti tertulis tentang mandala ini masih tetap tersimpan di satu cagar budaya Ciburuy di Kecamatan Cigedug. 


Pendakian 

Untuk menjangkau Cikuray bisa ditempuh dengan naik kendaraan umum dari Bandung atau dari Tasikmalaya menuju terminal Guntur. Dari sana diteruskan dengan angkutan kota menuju jalur pendakian, (Bayongbong, Cikajang, serta Dayeuhmanggung). Ke-3 jalur itu tawarkan medan yang begitu menarik dengan karakter semasing. Jalur Bayongbong yaitu jalur yang paling terjal, namun bisa cepat hingga di puncak. 

Karna letaknya tertinggi di Kabupaten Garut, kaki gunung Cikuray digunakan untuk stasiun pemancar TV swasta serta TVRI. Gunung Cikuray memiliki lokasi rimba Dipterokarp Bukit, rimba Dipterokarp Atas, Rimba Montane serta Rimba Ericaceous.
Pantai Santolo serta Aksesnya
Pantai Santolo yaitu satu pantai yang terdapat di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Indonesia. Garut bukan sekedar populer dengan Jeruk Garut namun satu diantara pantai yang popular ada di Kabupaten Garut yakni Pantai Santolo. Terdapat di kec. Cikelet, samping selatan pusat kota Garut atau umum dimaksud Garut Selatan, Garsel atau Garsela, jarak tempuh kurun waktu 3, 5 jam perjalanan atau sekitaran 88 km dari Garut Kota. Pantai ini cukup di kenal di kota Bandung serta adalah daerah maksud wisata. 

Pantai Santolo serta Aksesnya


Lokasi Pantai Santolo adalah berkumpulnya nelayan tradisionil yang juga akan diperkembang jadi daerah maksud wisata yang indah. Juga adalah daerah untuk aktivitas nelayan jadi dermaga (pelabuhan) kapal ikan atau perahu yang berada di Pameungpeuk. Nikmati pemandangan pantai serta biota laut, adalah kesibukan wisata yang bisa dikerjakan. Ada juga sewaan perahu yang melayani wisatawan untuk nikmati deburan pantai ombak selatan yang cukup menantang. Diluar itu kita dapat nikmati sajian makanan laut yang fresh dengan hidangan yang simpel. sarana yang diperlukan wisatawan cukup ada seperti losmen, kios-kios cinderamata dengan harga terjangkau. 

Akses

Terdapat banyak route jalan yang bisa dipakai untuk tiba di pantai santolo Garut Jawa Barat salah satunya yaitu Jalur pertama lewat terminal Garut dilanjutkan ke santolo. Jalur Yang lain yaitu melalui Cianjur - Cidaun - Rancabuaya - Santolo, serta Jalur paling dekat untuk wisatawan dari Bandung adalah melalui ranca bali - Naringgul - Cidaun - Rancabuaya - Santolo. Wisatawan dari Bandung dapat lewat Jalur alternatif yakni lewat Pangalengan.
Gunung Papandayan Garut serta Sejarahnya
Gunung Papandayan yaitu gunung api strato yang terdapat di Kabupaten Garut, Jawa Barat persisnya di Kecamatan Cisurupan. Gunung dengan ketinggian 2665 mtr. diatas permukaan laut itu terdapat sekitaran 70 km samping tenggara Kota Bandung.

Pada Gunung Papandayan, ada banyak kawah yang populer. Salah satunya Kawah Mas, Kawah Baru, Kawah Nangklak, serta Kawah Manuk. Kawah-kawah itu keluarkan uap dari bagian dalamnya.

Topografi didalam lokasi curam, berbukit serta bergunung dan ada tebing yang terjal. Menurut kalisifikasi Schmidt serta Ferguson termasuk juga tipe iklim B, dengan curah hujan rata-rata 3. 000 mm/thn, kelembapan udara 70 – 80 persen serta temperatur 10 °C.

Keanekaragaman Hayati 

Potensi flora didalam lokasi gunung ini salah satunya Pohon Suagi (Vaccinium valium), Edelweis (Anaphalis javanica), Puspa (Schima walichii), Saninten (Castanea argentea), Gunakan (Quercus platycorpa), Kihujan (Engelhardia spicata), Jamuju (Podocarpus imbricatus), serta Manglid (Magnolia sp). Sedang potensi fauna lokasi salah satunya Babi Rimba (Sus vitatus), Trenggiling (Manis javanicus), Kijang (Muntiacus muntjak), Lutung (Trachypitecus auratus) dan sebagian type burung diantaranya Walik (Treron griccipilla), serta Kutilang (Pycononotus aurigaste).

Gunung Papandayan memiliki lokasi rimba Dipterokarp Bukit, rimba Dipterokarp Atas, rimba Montane, serta rimba Ericaceous.

Potensi Wisata 

Daya tarik Wisata Lokasi-lokasi yang menarik serta seringkali dikunjungi wisatawan salah satunya :

  • Kawah Papandayan Adalah komplek gunung berapi yang masih tetap aktif seluas 10 Ha. Pada komplek kawah ada lubang-lubang magma yang besar ataupun kecil, dari lubang-lubang itu keluar asap/uap air sampai menyebabkan beragam jenis nada yang unik.
  • Blok Pondok Saladah Adalah areal padang rumput seluas 8 Ha, dengan ketinggian 2. 288 mtr. diatas permukaan laut. Di daerah ini mengalir sungai Cisaladah yang airnya mengalir selama th.. Tempat ini begitu pas untuk tempat berkemah.
  • Blok Sumber Air Panas Letaknya di perbatasan Blok Cigenah, sumber air panas ini memiliki kandungan belerang serta berhasiat dalam pengobatan penyakit kulit terlebih gatal-gatal.
Keseluruhannya lokasi ini mempunyai pemandangan alam yang indah dengan lingkungan yang relatif masih tetap utuh serta alami yang didukung dengan kesejukan udara. Aktivitas Wisata Alam yang bisa dikerjakan :
  • Nikmati keindahan serta kekhasan alam
  • Lintas alam
  • Berkemah
  • Memphoto
  • Mandi air yang memiliki kandungan belerang, untuk penyembuhan penyakit kulit. 

Letusan 

Dalam catatan histori, Gunung api Papandayan terdaftar sudah sekian kali meletus salah satunya pada 12 Augustus 1772, 11 Maret 1923, 15 Agustus 1942, serta 11 November 2002. Letusan besar yang berlangsung pada th. 1772 menghancurkan sekurang-kurangnya 40 desa serta menewaskan sekitaran 2957 orang. Daerah yang tertutup longsoran menjangkau 10 km dengan lebar 5 km.

Pada 11 Maret 1923 berlangsung sekurang-kurangnya 7 kali erupsi di Kawah Baru serta didahului dengan gempa yang berpusat di Cisurupan. Pada 25 Januari 1924, suhu Kawah Mas bertambah dari 364 derajat Celsius jadi 500 derajat Celcius. Satu letusan lumpur serta batu berlangsung di Kawah Mas serta Kawah Baru serta menghancurkan rimba. Sesaat letusan material nyaris menjangkau Cisurupan. Pada 21 Februari 1925, letusan lumpur berlangsung di Kawah Nangklak. Pada th. 1926 satu letusan kecil berlangsung di Kawah Mas.

Mulai sejak April 2006 Pusat Vulkanologi serta Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengambil keputusan status Papandayan ditingkatkan jadi siaga, sesudah berlangsung penambahan kesibukan seismik. Pada 7-16 April 2008 Berlangsung penambahan suhu di 2 kawah, yaitu Kawah Mas (245-262 derajat Celsius), serta Balagadama (91-116 derajat Celsius). Sesaat tingkat pH menyusut serta konsentrasi mineral bertambah. Pada 28 Oktober 2010, status Papandayan kembali bertambah jadi level 2....

Senin, 15 Agustus 2016

Jika Anda Dan Keluarga ingin Menginap Di Sekitar Cipanas Garut,Akan Tetapi  ingin Mendapatkan Tempat Atau Lokasi Yang Aman Dan Nyaman Dengan Biaya Yang Tidak Terlalu Mahal.
Villa Cimaur Bisa Jadi Pilihan Anda,Dilengkapi Dengan 6 Kamar Tidur,1 Ruang Tamu + Tv,3 Kamar Mandi,Kitchen Set,Kolam ikan,Dan 1 gazebo...
Villa Cimaur Juga Berkapasitas 30 Orang,Jadi...Pasti Anda Dan Keluarga Anda Akan Sangat Nyaman Di Villa ini!
Untuk Harga Villa,Hanya Rp.3.500.000/Malam!
Bagaimana? Anda Tertarik Bukan!
Untuk keperluan Wisata , Tunangan, Dinas, Kunjungan Industri, di daerah garut dan sekaitarnya. dengan menggunakan Hotel terlalu mahal, maka kami sediakan Alternatifnya dengan menawarkan Rumah sewa yang cukup representatif untuk keperluan tersebut dengan biaya yang cukup murah dibanding dengan hotel, dan punya kebebasan bisa masaka sendiri dengan fasilitas sebagai berikut :

Kapasitas untuk 20 sampai 30 Orang,
Parkir Luas bisa masuk 4 mobil di dalam dan 3 mobil di luar,
Tempat Tidur 3 Kamar dan 1 Spring bed tambahan
Ruang TV dan keluarga 2 dan luas
2 Buah Televisi 42 inch bisa Youtube
Bisa Karoke Indihome
Bisa Nonton Film, dari Indi Home
Chaannel TV Banyak, 120 chanel
Fasilitas Wifi
Water Heater
2 Kamar Mandi
3 Tempat Wudhu
Kichen set
Dapur Bisa Masak, Gas disediakan
Gazebo Luas buat Istirahat
Ada Mini Bar
Kolam Ikan

Follow Us @garuthomestay