Selasa, 19 April 2016

The Great Oko Wisata Baru Di Garut


Dikelilingi pohon pinus, berhawa sejuk, serta semilir angin yang lembut, inilah The Great Oko. Rimba wisata yang jadi tujuan baru buat weekend di Garut. 

Ada satu sekali lagi obyek wisata baru di Garut, Jawa Barat. Namanya The Great Oko. Wisata ini tawarkan keindahan serta kesejukan alam yang asri di tengahnya rimba yang dipenuhi pohon pinus. 

The Great Oko Garut 

Obyek wisata ini terdapat di Desa Cirapuhan, Kecamatan Selaawi, Garut. Bila dari lokasi Nagreg, lokasi wisata ini dapat ditempuh dengan saat 60 menit memakai kendaraan roda dua ataupun empat lewat jalur Limbangan-Malangbong.Awalannya obyek wisata ini adalah rimba produksi punya Dinas Perhutani Kabupaten Garut bernama leuweung (rimba) Oko. Karna di rasa mempunyai daya tarik, tempat ini lalu disulap jadi sebuan obyek wisata baru. Terkecuali nikmati kesejukan alam ciri khas pegunungan, ditempat ini pengunjung bisa nikmati pemandangan yang indah. Banyak pohon pinus yang menjulang tinggi, situasi tebing serta rimba teduh yang melingkari lokasi wisata jadi daya tarik sendiri. Bahkan juga, di beberapa saat spesifik pengunjung bisa berhubungan segera dengan hewan liar seperti lutung serta kera. 
“Tempat wisata ini terjadi dengan tidak berniat, bermula waktu kami (pengelola) dari Alumni SMPN 1 Selaawi angkatan 95 tengah reuni serta botram (makan-makan) disini. Sesudah dipikir-pikir nyatanya ini bagus untuk jadikan tempat wisata. Lalu kami segera mengkoordinasikannya dengan pemerintah disini, ” ungkap salah seseorang pengelola, Ayep Saepuloh. Di tengahnya obyek wisata ini, ditambahkan juga beberapa puluh payung yang digantung diantara pohon pinus. Sebagian tempat tinggal pohon juga berniat dibuat oleh panitia untuk spot berswafoto. Beberapa pengunjung umumnya memakai obyek wisata ini untuk tempat makan dengan. Diluar itu, tiap-tiap Sabtu serta Minggu, tempat ini seringkali digunakan jadi tempat berkemah oleh beberapa orang. 

“Emang wisata ini baru ya, cukup indah. Ini termasuk unik karna baru ada satu wisata yang begini di Garut. Jadi banyak pilihannya, ” kata salah seseorang pengunjung asal Sukabumi Ganjar Ramdhani (34).Mulai sejak pertama kalinya di buka pada awal Oktober 2017 lantas, obyek wisata ini mulai dipadati pengunjung. Berdasar pada data dari pihak pengelola, sejumlah dua sampai tiga ribu pengunjung memadati lokasi ini tiap-tiap minggunya. 
Uniknya, wisatawan yang datang ke tempat ini tidak dipakai tarif spesial. Wisatawan cuma butuh keluarkan uang seikhlasnya untuk cost parkir serta kebersihan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Us @garuthomestay